Tuesday, February 12, 2008

GO GREEN

Cangkul cangkul cangkul yang dalam…..

Hihihi inilah kegiatan “iseng” mama jika Dzaki bobok atau sambil main di teras. Beberapa alasan aku mulai “mencangkul” adalah, ingin mengurangi sampah di rumah dengan memanfaatkannya, ingin sayur yang “organic” bebas pestisida terutama buat si Dzaki, serta ya itu tadi “iseng” ngilangin jenuh.

Sampah dapur berupa dedaunan, potongan sayur dipotong-potong kecil dan kumasukin ke kaleng kompos.

Setiap minggu minimal Dzaki menghabiskan 1 kaleng ukuran besar Pediasure. Kalau dikalikan jadi setahun kira kira ada 42-50 kaleng ukuran besar Pediasure. Biasanya kubuang, sekarang mulai kukumpulkan, bersihkan, lubangi dasarnya dan kujadikan pot untuk menanam sayur.

Setiap hari Dzaki menghabiskan berbelas lembar kertas ukuran A3 untuk menggambar. Tadinya hasil yang bagus aku simpen, sisanya kubuang. Bingung saking banyaknya. Sekarang aku kumpulin, aku satukan jadi lembaran besar. Kalau ada ulangtahun teman Dzaki atau anak saudara aku jadikan kertas pembungkus kado. “ini kertas kadonya hasil karya Dzaki lhoooo”. (Itung itung memamerkan hasil karya Dzaki).

Mengumpulkan benih, akar, umbi dari belanjaan sayur, maupun minta dari petani di dekat rumah, untuk ditanam di pot. Hehe semangkanya sudah mulai berbuah.

Air cucian beras dan daging, biasanya kubuang. Sekarang aku siramkan ke tanaman.

Daun the sisa yang biasa kubuang, aku sebarkan ke pot tanaman, tambahan pupuk gratis.

No comments: