Friday, January 06, 2006

Demam Sazae san

Aku mengenal Sazae san ketika iseng ke toko buku seken di dekat asramaku di Chiba, 5 tahun yang lalu. Aku mencari-cari buku komik untuk belajar bahasa Jepang dan membaca kanji yang sederhana, sekaligus menyalurkan hobiku membaca komik. Saat pertama melihat komik Sazae san ini, aku langsung jatuh cinta. Format bukunya lebih kecil daripada komik-komik Elex media, bersampul double, kertasnya agak tebal kekuningan dan bagus dengan gambar tokoh kartun yang tergolong simple . Harganya saat itu 100 Yen, untuk seken, sangat terjangkau.
Ceritanya berkisar kehidupan Sazae san dan keluarganya di era tahun 40 an. Nama-nama tokoh keluarga menggunakan nama-nama laut. Misalnya nama keluarga mereka adalah Isono yang artinya laut, Sazae adalah nama sejenis kerang, dan Katsuo adik Sazae artinya sejenis ikan tuna. Dengan background kehidupan keluarga Jepang tahun 40 an dan kekonyolan tokoh-tokohnya, komik ini menjadi favoritku. Kebetulan tiap hari Minggu sore diputar film animasinya di Fuji TV, so tiap Minggu sore jika tidak sedang ada acara aku sudah nongkrong di depan TV kecil di kamarku.

Sazae san ditulis oleh Machiko Hasegawa, awalnya dipublikasikan sebagai strip komik di koran lokal, sebelum dilanjutkan oleh Asahi Shinbun , koran nasional terbesar di Jepang. Selanjutnya Sazae san menjadi sangat populer di Jepang, dan mengena di hati masyarakat Jepang. Machiko Hasegawa menulis komik ini hingga tahun 1974. Untuk mengenang perjalanan si Sazae san dan penulisnya, di Tokyo didirikan museum Sazae san, bahkan nama jalannya dinamakan Sazae san. Lucu banget ya.

Selama mukim di Jepang aku kumpulin komik Sazae san ini sedapatku dari toko buku seken, karena aku tidak yakin komik terbitan barunya ada. Sayang aku tidak sempat berkunjung ke museumnya dan tidak mendapatkan filemnya.
Lima tahun berlalu, aku masih menggemari Sazae san, sayang komik ini tidak masuk disini, barangkali kalah dengan komik-komik baru. Komik-komiknya masih kubaca, sampai berulang-ulang rasanya tetap lucu. Kata Yasser, temanku di Chiba, filem animasinya masih diputar tiap minggu sore, wooow hebat, berarti sudah sejak 1969 tokoh ini ditayangkan di TV.
Untuk seri bukunya aku belum punya lengkap, aku coba liat di www.amazon.com dan penerbitnya Kodansha waaah harganya sekitar sejuta untuk yg bilingual versi baru, itupun hanya 1 volume yg terdiri dari beberapa nomer. Sedih banget aku. Atas kebaikan hati Nick, temanku yang mukim disana, dia mencarikan Sazae san di toko buku seken, dan mengirimkannya ke aku. Nick bilang kalau dia mudik atau ditugasin kantornya ke Jakarta dia akan bawakan lagi Sazae san. Aduh how lucky I am. Thanks ya Nick.

No comments: